Ilusi

/ 15 Desember 2011 /


Sepertinya saya ini obsesif kompulsif. Entah karena mentalitas instan, atau memang kerja otak yang radial, saya cenderung memikirkan segala sesuatu yang belum terjadi. Ego saya menyebutnya 'Perencanaan terbaik', tapi pikiran jernih saya sih bilang ini 'Khayalan yang kekanak-kanakan'. Kenapa?
Karena saya merencanakan segala sesuatu terlalu jauh dan terlalu lebar
Jika saya memikirkan isu A, dengan segera otak saya merambah A1, A2, A3, sampai An. Setelah itu, jika A1 terjadi, maka AA, AB, AC, AD, sampai An. Teruuuuuss, sampai saya termehek-mehek di F105.

Mengingkari pinsip SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timely), pikiran saya merancang jauh kedepan, membentuk realita yang ingin saya miliki atau mungkin saya temui di masa yang akan datang. Bukannya berfokus pada bagaimana cara mencapainya, saya berfokus pada apa yang saya rasakan saat hal itu datang -jika memang datang.

Follow Me

blogger widget

Temanku

Popular Posts

Blog Hits

 
Copyright © 2010 Dinar Karani, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger